Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Februari 2021

PENTING!!! Ini Dua Hal yang Dapat Membunuh Potensi Diri Kamu


Saya yakin setiap orang dari kita semasa kecil pasti pernah dicekoki dengan perkataan seperti ini. “Nak kalau sudah besar nanti kamu harus jadi orang sukses” atau “Nak, apapun yang terjadi kamu harus sukses” dan perkataan itu sudah pasti keluar dari kedua orang tua kita. Hal inilah yang saya sebut sebagai doktrin sukses. Menurut Robert T Kiyosaki ada dua tipe orang tua (ayah) yang mengajarkan mental miskin atau mental kaya pada anaknya. 


Ayah (mental) kaya mengajarkan anaknya untuk belajar bersungguh-sungguh dengan menguasai suatu keahlian agar dapat membangun asset guna untuk meningkatkan passive income sedangkan ayah miskin mengajarkan agar anaknya untuk belajar bersungguh-sungguh agar dapat bekerja di perusahaan besar dengan gaji besar. Lalu apa hubungannya dengan contoh perkataan diatas tadi?


Jika perkataan itu diucapkan oleh ayah kaya maka perkataan tersebut akan berdampak lebih baik daripada jika diucapkan oleh ayah miskin. Tapi kok bisa sih, perkataan yang sama diucapkan oleh orang yang berbeda akan memiliki dampak yang berbeda. Ya, sangat bisa. Karena setiap perkataan orang tua terhadap anaknya akan membangun mental seorang anak kelak menjadi seperti apa. Apakah perkataan tersebut akan menjadikan booster (peningkat) bagi anak tersebut atau justru akan membatasi mental anak tersebut. 


Ayah kaya biasanya akan mengatakan perkataan tersebut dengan sebuah sugesti berupa mental kaya kepada anaknya, sehingga hal ini dapat menjadi sebuah afirmasi positif yang akan menguatkan anak tersebut. Berbeda halnya dengan ayah miskin, perkataan nya justru cenderung akan menjadi benteng pembatas terhadap kemampuan dirinya sehingga akan membentuk mental block terhadap anak itu. Biasanya dalam kehidupan ada satu tipe seorang ayah yang bahkan hanya sekadar memberikan penguatan saja terhadap anak itu dengan perkataan perkataan positif 
tapi ayah tersebut tidak menunjukkan lebih detail mengenai maksud dan definisi dari 
perkataan nya. Pertanyaannya apakah ini lebih baik?
 
Mari kita bahas lebih lanjut.

Seorang ayah dengan tipe seperti ini memberikan kebebasan kepada seorang anak atas pilihan hidup yang diambilnya tanpa mendikte kan apa kemauan sang ayah kepada anaknya. Sosok ayah seperti ini tidak ingin membatasi kemampuan yang dimiliki anaknya dengan ego yang dimiliki ayahnya. Misalnya ayah ini tidak pernah memaksakan apakah anaknya harus menjadi sosok tertentu seperti dokter, pengusaha, ilmuwan atau apapun itu. Melainkan ayah seperti ini menginginkan agar anaknya dapat berkreasi mengeluarkan segala potensi terbaiknya sesuai dengan apa yang disukai dan diminati nya. 

Lalu bagaimana pengaruh perkataan tadi? 

Menurut riset yang dilakukan pada tahun 1998 menunjukkan bahwa pengaruh perkataan orang tua terhadap anak ber resiko tinggi untuk membuat kecemasan atau ketakutan saat dewasa. Tentu tidak semua perkataan tersebut akan menjadi sebuah ketakutan. Pada konteks yang lebih baik, perkataan orang tua bahkan justru dapat menjadi motivasi terbesar buat sang anak untuk mengeluarkan semua kemampuan anaknya.


Misalnya, anda pasti mengenal Khabib Nurmagomedov sosok petarung MMA asal Rusia dengan rekor kemenangan yang tak pernah terkalahkan. Sebelum memutuskan pension dia pernah mengatakan bahwa “Tidak mungkin saya bisa berada di sini tanpa ayah saya. Saya telah berjanji kepada ibu saya bahwa inilah pertarungan terakhir saya.” Perkataan ini telah membuat takjub kepada seluruh penggemarnya dan kita semua bahwa pengaruh yang diberikan oleh sosok orang tua sangat berperan dalam menentukan mental seseorang. Apakah ia akan menjadi seorang yang bermental juara atau seorang bermental pecundang?


Secara umum, doktrin sukses yang sering dilontarkan oleh orang tua terhadap anaknya baik oleh ayah bermental kaya maupun miskin akan membentuk sebuah ketakutan terhadap sang anak. Hal ini karena doktrin tersebut cenderung akan membatasi kemampuan sang anak untuk mengekspresikan kemampuannya secara maksimal. Dan memaksa kita untuk selalu berhasil dalam kehidupannya. Agar selalu sukses dalam segala hal. Padahal dalam kehidupan selalu ada hal yang saling beriringan. Ada sukses ada gagal, ada kaya ada miskin, ada tinggi ada rendah. Itulah sebuah keniscayaan hidup yang tidak bisa dihindari oleh siapapun. 


Hal inilah yang selanjutnya membentuk mental anak menjadi mental penakut ketika sudah dewasa nanti. Takut untuk gagal, takut untuk mencoba, takut untuk memulai sesuatu, takut untuk bercita-cita tinggi, dan ketakutan ketakutan lainnya yang membatasi kemampuan hebat sang anak.


Tentu sebagian besar dari kita pernah mengalami hal ini, termasuk saya sendiri. Saya seringkali mengalami ketakutan ketika tidak menjalankan apa yang diperintahkan oleh orang tua kepada saya. Sebenarnya ketakutan atau rasa takut itu perlu dimiliki seseorang untuk mendorong dirinya agar berubah, bertumbuh, kemudian berkembang menjadi pribadi yang lebih matang. Sedangkan yang tidak boleh adalah mental penakutnya. Mental penakut ini yang sering kali menghalang-halangi seseorang untuk bertindak. Sehingga yang terjadi adalah orang tersebut cenderung tidak melakukan apa apa atau ia akan melakukan sesuatu dengan pesimisme dengan kata lain tidak disertai dengan keyakinan kuat dari dalam dirinya untuk berhasil. Mental penakut menjadi salah satu dari sekian banyak mental negatif yang harus dijauhi oleh setiap orang yang sukses.

So... Penasaran dengan apa saja mental negatif. Ikuti update artikel selanjutnya. 

See You On The Top... 

Jumat, 15 Januari 2021

Ini Pengertian Sukses yang Harus Kamu Tahu, Kebanyakan Orang Salah Menafsirkan Hal ini

Setiap orang dengan orang yang lain bebas mendefinisikan sukses menurut dirinya masing-masing. Saya boleh mengartikan sukses dengan tolak ukur pencapaian berupa materi, kebebasan finansial, pendapatan fantastis, atau apapun itu. Semua terserah pada pandangan dan konsep hidup masing-masing individu. Begitupun dengan definisi sukses menurut anda. Anda bebas untuk mendefinisikan apa itu sukses. Bukan Begitu?


Bill gates boleh mendefinisikan sukses dengan pencapaian microsoftnya. Jack Ma boleh mendefinisikan sukses dengan Initial Publik Offering (IPO)-nya Alibaba. Elon Musk boleh menafsirkan sukses dengan keberhasilan peluncuran roket space x-nya atau mobil listrik Tesla-nya. Jika hari ini anda sedang merintis bisnis, anda boleh menjadikan bisnis anda sebagai ukuran kesuksesan anda. Apapun definisi sukses menurut anda yang terpenting anda tahu arah dan tujuannya. Anda paham bagaimana cara mencapainya. Dan definisi itu semua anda tetapkan berdasarkan kemauan dan kemampuan diri sendiri. Bukan atas pengaruh orang lain. Apalagi sekedar ikut-ikutan atas pencapaian orang lain.


Sebuah kesalahan yang sangat fatal jika anda mendefinisikan sukses menurut ukuran pencapaian orang lain. Artinya anda jelas tidak begitu mengetahui kekuatan diri anda. Saat ini banyak orang yang kehilangan jati dirinya. Hilang kekuatan dirinya hanya karena ingin meraih apa yang seperti orang lain capai. Lihat orang lain sukses di bisnis online shop anda ikut-ikutan mencoba bisnis tersebut dan meninggalkan bisnis yang sudah lama anda tekuni, padahal sebenarnya anda tidak expert di bidang itu. Lihat temen dapat penghasilan gede dari bisnis kuliner, eh kok gue jadi kepengin ya. Akhirnya pindah deh ke bisnis tersebut. Padahal keahlian gue di bisnis property misalnya. Akhirnya yang anda alami justru trial and eror. meskipun itu tidak menutup kesuksesan buat anda. Tapi kemampuan anda yang sudah anda miliki tidak akan tereksplor dengan maksimal.
Tapi pebisnis itu kan harus bisa baca peluang? Kalau misalnya di satu sektor omset kurang menggairahkan kan boleh dong pindah ke sektor lain supaya bisa dapat profit yang lebih. Lebih gede, lebih lancar, lebih mantep, dan lebih dari segalanya deh. Iya, benar. Anda tidak salah. Tapi apakah bisnis hanya berpikir soal menghasilkan profit gede. Tentu tidak kan?
Ada konsumen yang harus diberikan service yang maksimal. Dan juga harus ada idealisme dalam berbisnis. Itu penting!.


Satu lagi ketika anda menetapkan definisi sukses menurut pencapaian orang lain. Maka terlepas anda berhasil atau tidak di bidang tersebut anda akan mengalami ketergantungan terhadap trend yang ada. Hidup anda akan dikendalikan oleh setiap pencapaian orang lain yang melebihi anda. Jadi mulai sekarang berhentilah mengukur kesuksesan diri sendiri berdasarkan pencapaian orang lain. Fokuslah untuk mengeksplor kemampuan diri sendiri.
Tingkatkan skill yang anda miliki dengan hal-hal yang lebih spesifik. Apapun sukses
menurut anda itulah yang terbaik. Semua harus di ukur dengan kekuatan diri sendiri disertai langkah-langkah strategis untuk mencapainya.


Beberapa sahabat saya sering bertanya kepada saya “Sukses menurut kamu itu apa sih?” Lalu saya jawab dengan ringan. Bagi saya sukses adalah ketika saya bisa menyalurkan segala kemampuan saya dengan maksimal. Ya, sesederhana itu. Tidak perlu dengan berbagai pencapaian besar yang sering kali membuat orang lain melongo. Toh itu semua memang terdengar keren kalau sudah tercapai. Tapi kalau belum? Malu deh. Tapi ingin saya tegaskan bahwa di balik definisi sukses menurut saya tadi, bukan berarti saya tidak memiliki cita-cita tinggi tapi saya ingin menekankan bahwa setinggi apapun pencapaian anda selagi anda belum mampu untuk berdikari diatas impian anda sendiri bagi saya itu belum dinamakan sukses.


Saya saat ini menjadi seorang ASN misalnya. Meskipun pangkat saya tinggi, penghasilan saya berkecukupan setiap bulan, tapi dari hati saya sebenarnya saya ingin menjadi seorang pengusaha, maka saya belum dikatakan sukses. Betul? Anda boleh setuju boleh tidak! Karena itu sesuai definisi sukses saya loh. Bisa jadi apapun yang kita tentukan dalam hidup ini
terkadang berasal dari pengaruh orang-orang sekitar seperti orang tua, teman pergaulan, lingkungan ,dll. Tapi semua kembali kepada anda. Anda berhak untuk menentukan definisi sukses menurut anda. Bukan begitu?


Masih mau lanjut? Yakin?

Baiklah kalau gitu kita lanjut!

Anda tidak perlu jauh-jauh melihat orang lain. Lihatlah diri anda sendiri. Lihatlah impian-impian yang sudah anda tetapkan. Segera wujudkan. Fokus dan konsisten itulah kuncinya. Jangan terlalu banyak men-dengarkan kata orang lain. Yang lebih paham dengan hidup anda ya cuma diri anda sendiri. Masa ada orang lain yang ngakunya lebih paham dengan kemampuan anda, lebih tahu soal karakter anda, lebih tahu tentang nasib anda. Sedangkan hidup ini anda yang jalani. 

Aneh bukan? 

Sabtu, 02 Januari 2021

Dibalik Teori Gerak Newton, Anda Tetap Pelaku Bukan Pengamat!



Dalam teori gerak Newton, kecepatan benda bergerak akan sangat ditentukan dengan kondisi pengamat. Jika anda bergerak dengan kecepatan tertentu sedangkan pengamat diam maka kecepatan anda bergerak akan relatif lebih cepat. Sebaliknya ketika anda bergerak dengan kecepatan tinggi sekalipun sedangkan pengamat juga bergerak dengan kecepatan yang sama maka anda akan dikatakan diam. 

Dalam kehidupan ini sejatinya, apa yang anda capai tidak pernah di ukur dari kualitas kacamata pengamat. Seberapa pun yang orang katakan pada anda, itu tidak akan berpengaruh pada hasil yang anda capai. Anda bertanggungjawab pada diri sendiri bukan orang lain. Biarkan orang lain tetap menjadi pengamat yang tidak pernah tahu seberapa kencang anda berlari. 

Kesuksesan anda di ukur dari seberapa jauh anda melangkah . Dan berjuang melampaui segala ekspektasi dari orang-orang disekeliling anda. Jika hari ini anda memutuskan untuk berjuang melawan semua rasa takut anda itu adalah komitmen yang harus anda jaga. Karena didunia ini akan ada banyak pengamat yang selalu mengawasi anda dengan berbagai justifikasi yang melemahkan.

Ada dua tipe toxic person yang biasa di jumpai dalam hidup. Satu, adalah orang yang selalu memberikan pengaruh negatif terhadap apa yang anda lakukan. Misalnya gini, "Bro, nih gua ada mau bangun usaha, prospek nya bagus, lokasi nya juga strategis. Menurut loe gimana? " Lalu dia jawab "Ah, bisnis itu mah udah banyak disini. Lagi pula lu juga gak ada pengalaman dibidang itu kan.Dari pada loe bangkrut lebih baik gunain duit loe ke yang lain aja. "

Nah itu adalah salah satu contoh toxic person tipe pertama. Biasanya dia akan selalu menebarkan energi negatif pada anda secara terang-terangan. Sebisa mungkin orang jenis ini wajib untuk dijauhi. Karna bukan saja dapat merusak pikiran positif anda, juga bisa membuat anda down. 

Yang kedua biasanya gaya komunikasinya lebih terselubung dibanding kan dengan yang tipe pertama. Pada dasarnya setiap toxic person itu muncul akibat mindset nya yang belum bener. Jadi jangan sampai mindsetnya merambat ke diri seperti domino efek. Sehingga sebisa mungkin anda harus menjauhi orang-orang seperti itu. 

Hidup ini Anda lah yang bertanggung jawab bukan orang lain. Anda lah yang memegang navigasi ke mana arah perjalanan Anda seterusnya. Jadilah seperti gelombang elektromagnetik yang bergerak tanpa dipengaruhi oleh apapun. Fokuslah pada tujuan Anda bukan keadaan disekitar Anda. Berlari lah sampai Anda benar-benar berada di kecepatan konstan. Dimana berapa pun hambatan nya tidak akan mempengaruhi keyakinan Anda. 
Salam juang. 
See you on the top. 

Jumat, 01 Januari 2021

Resolusi TIDAK PENTING!!! Bodo Amat. Ini Penjelasannya



Sebenarnya, bukan diri anda yang tidak bisa untuk mencapai semua resolusi yang di tetapkan di tahun - tahun sebelumnya. Tapi rasa takut anda lah yang selalu menghalangi halangi anda untuk mengeluarkan segala potensi hebat anda. 

Takut pada kegagalan, takut kehilangan, takut dengan hal-hal baru yang menurut anda ada di luar kemampuan diri anda. Saran saya lakukan sesuatu yang kemungkinan untuk gagal jauh lebih besar.

Atau kalau perlu lakukan sesuatu yang pasti akan GAGAL. Supaya Anda tahu bahwa KEGAGALAN itu tidak se- mengerikan dengan yang anda bayangkan. 

Tidak se menyakitkan ketika Anda di tinggal oleh kekasih Anda. Jauh lebih mengerikan ketika Anda tidak melakukan apapun. Gagal tidak, Berhasil juga tidak. Sedangkan diri anda tidak mendapat apapun selain waktu yang terus terbuang. Lalu untuk apa resolusi itu dibuat, diperbarui setiap tahun, diposting di sosial media agar semua orang tahu. Lalu ketika akhir tahun? Di jadikan resolusi lagi?

Selagi anda masih takut untuk melawan rasa takut anda. Minimal jika masih takut dengan kata GAGAL. Stop anda menuliskan segala resolusi anda. 

Mulai sekarang lawan rasa takut anda, lakukan satu demi satu kegagalan supaya anda bisa mengambil pelajaran nya. Karena pada dasarnya manusia itu sulit untuk mempercayai orang lain. Jangan kan orang lain. Percaya pada diri sendiri saja masih sulit. 

Oleh karna itu lakukan dulu. Action dulu! Seribu nasehat tidak akan berguna jika anda belum mengalami nya sendiri. Kegagalan adalah harga termahal yang anda peroleh untuk mendapatkan sebuah pelajaran. Jangan biarkan resolusi anda menjadi resolusi lagi ditahun depan hanya karena anda takut dengan kegagalan.

Senin, 16 November 2020

Konsep Membangkitkan Keberanian Diri

 



 

Banyak orang yang pada awalnya takut untuk memulai sebuah hal baru. Sebuah hal yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Ataupun hal-hal yang pernah ia lakukan sebelumnya, namun gagal sehingga rasa takut itu kembali muncul  disaat ingin memulai nya kembali. Ketakutan tersebut pada dasarnya adalah sebuah bentuk pertahanan diri seseorang dari kemungkinan - kemungkinan yang akan terjadi pada dirinya ketika ia melakukan sesuatu hal diluar kemampuannya. Hal-hal yang belum terbiasa ia lakukan sebelumnya. Kecenderungan setiap orang pada umumnya adalah takut untuk gagal, takut apabila ia ditertawakan orang lain, takut kehilangan materi apabila kemudian ia gagal, dan takut dengan sebuah perubahan yang tidak diterima orang lain. Banyak contoh kasus diluar sana yang menunjukkan sebagian besar orang gagal memulai hal baru karena terlalu memikirkan apa respon orang lain terhadap dirinya. Misalnya ketika saya mulai menulis, saya kadang berpikir apakah orang akan tertarik dengan tulisan saya. Apakah tulisan saya bagus untuk dibaca. Apakah tulisan saya tidak akan menjadi bahan tertawaan ketika orang lain membacanya. Dan banyak persepsi-persepsi lainnya yang muncul ketika kita akan memulai sebuah pekerjaan. Contoh yang lain adalah pada kegiatan Training Kepemimpinan, saya sebagai instruktur pernah meminta kepada salah seorang peserta training untuk berorasi didepan semua peserta yang hadir. Spontan saja ia menolak permintaan saya dengan ekspresi gugup. Kemudian setelah kegiatan itu selesai saya menanyakan apa alasan terbesarnya sehingga ia tidak berani mencoba apa yang saya minta. Ternyata alasan terbesarnya adalah karena ia takut jika penampilannya ditertawakan oleh orang lain. Pada akhirnya saya mengambil kesimpulan bahwa  pikiran kita akan selalu memunculkan kemungkinan-kemungkinan terburuk atas apa yang belum pernah kita lakukan. Kemudian anggapan-anggapan negatif tersebut berkembang menjadi sebuah keyakinan sampai kita benar-benar berhenti mengerjakan apa yang akan kita kerjakan. Kebanyakan orang sibuk memikirkan bagaimana penilaian orang lain terhadap dirinya yang sebetulnya orang lain pun tidak akan peduli apakah kita berhasil atau tidak. Seandainya kita berhasil melakukan hal tersebut artinya itu adalah sebuah awal yang baik dan kalaupun tidak ini menjadi media pembelajaran kedepannya. Karena untuk mendapat hasil yang baik kita perlu melakukan hal tersebut berulang kali, tidak cespleng ujug-ujug angsung baik hasilnya.

Orang yang bermental sukses akan mengubah persepsi negatif orang lain menjadi sebuah pacuan dalam diri nya yang dipenuhi dengan energi positif yang meledak-ledak. Ia menjadi semangat yang tak terbendung oleh apapun dan membangkitkan seluruh potensi dalam dirinya. Sahabat saya pernah bercerita kepada saya bahwa pada suatu ketika ia pernah akan menjalankan sebuah program sosial di suatu desa. Namun belum sampai program itu terlaksana, ternyata hal itu mendapat penolakan dari salah seorang tokoh masyarakat didesa tersebut. Dan dari penolakan tersebut mengakibatkan program yang sudah disusun sedemikian baiknya tidak berjalan. Dari peristiwa tersebut saya melihat bahwa seandainya  ia berfokus pada apa yang akan ia kerjakan dan mengabaikan penolakan tersebut. Maka ia akan berusaha menemukan solusi atas permasalahan tersebut dengan mengkomunikasikan program sosial tersebut dengan baik dan meyakinkan masyarakat  untuk dapat menerima program tersebut. Namun begitulah, kecenderungan kebanyakaan orang akan berhenti melakukan sesuatu ketika mendapat penolakan dari orang lain. Saya seringkali terinspirasi dengan orang-orang yang berani mengambil keputusan, mengawali perjalanan baru dengan sebuah resiko dan akhirnya ia berhasil mencapai kesuksesan nya.

 


Selasa, 10 November 2020

Anda Dimasa Depan Adalah Apa yang Anda Pikirkan Saat Ini



Semua yang terjadi pada hidup anda lahir dari sebuah pemikiran. Pemikiran anda saat ini menentukan diri anda 10 tahun kedepan, 20 tahun, 30 tahun, dst. Anda lah yang memegang kendali hidup anda dengan pemikiran anda bukan orang lain. Begitupun Tuhan telah menetapkan takdir anda dengan sangat indah. Semua kembali pada apa yang anda persepsi kan atas ketetapan Tuhan itu sendiri.

Pemikiran akan membentuk sebuah pola berulang-ulang yang akan mempengaruhi setiap tindakan, perasaan, dan mental anda. Kemudian lingkungan dimana anda menghabiskan banyak waktu anda, dengan siapa anda berdiskusi, akan sangat berpengaruh terhadap diri anda sampai anda benar-benar akan selaras dengan lingkungan tersebut.

Maka mencari lingkungan yang sesuai dengan impian-impian anda adalah hal wajib yang harus anda lakukan. Jika anda ingin menjadi seorang pengusaha tentu anda harus menjalin interaksi dengan orang-orang yang sukses di bidang tersebut. Hal itu tentu saja menjadi media untuk berbagi pengetahuan. Mentransfer ilmu-ilmu baru yang didapat langsung dari pelaku bisnis. Dan secara tidak langsung akan bekerja efek domino layaknya antara magnet dan besi yang didekat kan akan saling tarik menarik sampai besi itu menjadi magnet yang akan menarik benda - benda magnetik disekitarnya.

Sudah saatnya kita mulai membayangkan akan menjadi seperti apakah kita di masa yang akan datang. Lakukan dengan hal-hal kecil setiap hari apa yang menjadi impian anda. Kesuksesan tidak bisa dibayar dengan instan melainkan semua harus dicicil dengan memantaskan diri dari sekarang. Konsistensi dan fokus selanjutnya akan menjadi penentu ketika anda sudah memulai perjalanan anda dengan keyakinan yang mantap. Apakah perjalanan anda akan terhenti ditengah jalan atau tetap berjalan sampai menuju puncak kesuksesan.

Tanamkan dalam pikiran anda bahwa anda adalah orang yang istimewa. Dengan segala kelebihan dan kemampuan spesial yang tidak dimiliki oleh orang lain. Mulailah dengan pemikiran positif maka saya percaya bahwa akan lahir tindakan-tindakan hebat dalam kehidupan anda. Dan kesuksesan sudah ada didepan mata anda.






Minggu, 01 November 2020

Inilah saatnya, Jangan tunda lagi kesuksesanmu

 


Pernah saya bertanya kepada salah satu sahabat saya di kampus, “Kapan kamu akan sukses  ? ” Dia menjawab “Mungkin nanti di usia sekitar 30-an tahun, setelah lulus kuliah kemudian bekerja” Dan sejenak saya berpikir. Kenapa harus menunggu sampai di usia tersebut? Padahal cukup banyak orang diluar sana yang mampu mencapai titik kesuksesan di usia yang relatif muda bahkan bisa dikatakan belia.

Sebagian besar orang menafsirkan kesuksesan sebagai sebuah hal yang harus ditunggu sampai pada waktu tertentu. Bukan saya bermaksud untuk membandingkan orang yang satu dengan yang lain nya karena setiap orang punya kelebihan dan kapasitas yang berbeda. 

Tapi saya hanya ingin mempertegas bahwa kesuksesan bukan soal waktu. Kesuksesan adalah sebuah komitmen, dan keputusan dari dalam diri seseorang yang mana setiap saat dapat anda putuskan kapan anda akan sukses. Terlepas dari apapun definisi sukses menurut anda. Percayalah bahwa kesuksesan dapat diraih kapanpun yang anda inginkan.

Secara tidak langsung, ketika anda mengatakan bahwa anda akan sukses ketika sudah memiliki pekerjaan yang mapan dengan penghasilan tinggi, atau ketika anda sudah memiliki gelar akademik yang berderet mulai dari sarjana sampai doktor, atau ketika anda sudah memiliki perusahaan sendiri, atau ketika ini dan ketika itu. 

Hal itu berarti anda dalam keadaan sadar telah menunda kesuksesan anda sendiri. Anda mengkonfirmasi ketidakpantasan diri anda untuk sukses saat ini. Dan ketika anda sudah menunda, maka setiap penundaan cenderung akan menghasilkan penundaan berikutnya. Tentu ini akan sangat menurunkan semangat dan motivasi diri anda. 

Percaya atau tidak anda akan terjebak dalam situasi yang membuat anda tidak berkembang.Ya anda akan menjadi penghuni zona nyaman.Umumnya mereka yang berada di zona nyaman disebabkan oleh dua hal. Pertama karena ia takut mengalami perubahan dengan berbagai dinamikanya.

Dan kedua karena ia terlalu jauh menetapkan skala waktu pencapaian atas kesuksesan itu sendiri. Sehingga anda merasa bahwa belum saat nya waktu bagi saya untuk sukses, waktu masih terlalu panjang.

Suatu ketika ada seseorang dengan ambisius nya mengatakan kepada saya bahwa suatu hari nanti ia ingin memiliki bisnis dengan berbagai macam anak perusahaan nya yang bergerak dibeberapa sektor industri dan ritel. Kemudian saya jawab dengan nada sedikit meledek namun bermaksud untuk memotivasinya, “Nanti mu itu kapan?” Seandainya jika kata “Nanti” itu diganti dengan kata“Segera” 

Misalnya saya segera untuk memiliki bisnis yang dapat menguasai pasar ritel. Maka ini akan menimbulkan efek yang luar biasa. Kalimat ini akan menjadi cambuk yang akan melecutkan motivasi dan membakar semangat anda untuk mewujudkan impian anda.

Setiap diri seseorang membutuhkan persetujuan atas dirinya melalui apa yang ia katakan kepada dirinya.Jika anda mengatakan bahwa saya akan menyelesaikan studi kuliah saya selama 5 tahun. Itu artinya anda telah mengkonfirmasi ketidakmampuan anda untuk menyelesaikan studi kurang dari lima tahun. Anda telah memberi afirmasi negatif kepada diri anda sendiri.

Oleh karena itu yakinlah katakan pada diri anda bahwa anda layak untuk sukses saat ini bukan esok hari. Tetapkanlah tenggat waktu untuk mencapai kesuksesan anda sesingkat mungkin, tentu dengan membagi-bagi target pencapaian sukses anda menjadi lebih kecil agar lebih mudah untuk dicapai.

Mulai saat ini berhentilah menunggu kesuksesan anda dengan sia-sia. Jemputlah setiap kesuksesan anda dengan mengatakan inilah saatnya. Percayalah dengan sungguh-sunguh bahwa anda mampu dan layak untuk menyandang predikat sukses. Resapilah setiap kata yang dapat memacu semangat anda menjadi sebuah keyakinan. Wujudkanlah keinginan dan,impian anda dengan tulus. Tidak ada kesuksesan yang ditunggu. Tidak ada keberuntungan tanpa persiapan. Dan Inilah Suksesmu.

 

 

 

 

BELAJAR KAYA DARI MILIARDER HONGKONG, PEMILIK DAN EKS CHAIRMAN CK HUTCHISON HOLDINGS; LI KA SHING

Baru-baru ini Forbes kembali merilis daftar 50 orang terkaya di Hongkong tahun 2022. Menurut Laporan Forbes, total kekayaan gabungan dari 50...